LuaHaN rAsA tErciPtaLAh kiTa..
Monday, 29 August 2011
Wednesday, 13 April 2011
sahabat...
kalau dulu, aku fikir, sahabat sejati dan sahabat tersayang mestilah dipupuk dari perkenalan yang lama dan mesra serta serasi bersama... tapi aku silap.. baru kusedari, PERSAHABATAN YANG SEJATI x perlukan masa yang lama, x perlukan kita saling berhubung, x perlukan kita saling bertemu untuk memupuk rasa sebagai seorang sahabat...
SAHABAT- cukuplah hanya dengan memahami keresahan sahabatnya itu...cukuplah dengan dapat merasai penderitaan n kegembiraan yg dialami oleh sahabatnya, cukuplah hanya dengan memerhatikan langkah sahabatnya agar tidak tersandung... persahabatan tidak memerlukan masa yang lama untuk aku kenali peribadinya..persahabatan tidak memerlukan kami saling bertemu dan berbual untuk aku merasai keperitan dan kegembiraan dalam hidupnya... persahabatan kami cukup unik...hanya melalui facebook, ym n saling mengirim sms, aku merasakan seperti aku telah lama mengenalinya... seolah- olah dia adalah sahabat yg sering berada d sampingku... seolah- olah dia lah yang sering memapahku saat aku terjatuh...aku sangat2 menyenanginya sebagai sahabat...segala duka lara ku akn dihiburkan dengan keletahnya yg manja dan nakal... segala kegembiraan ku, ku kongsikan bersamanya...malah pernah aku sama2 menangis bersamanya saat kami berkongsi masalah...namun kini, dirinya hanya terbaring x bermaya d kamar hospital...aku tidak berdaya, sahabatku...aku x berdaya untuk membangunkanmu kembali...x berdaya untuk membuatmu terus tersenyum...tidak berdaya untuk membuatmu terus menceriakan hidup mereka yg berada d sekelilingmu...aku benar2 tidak berdaya...apa yg mampu kulakukan saat ini hanyalah berdoa agar kau tabah melawan sakitmu itu...hanya kau yang bisa mengembalikan senyum tawa kami yg sentiasa mengharapkan kesembuhanmu...bangunlah,hani...ada rindukan hani yg ceria...rindukan hani yg mesra, rindukan hani yg mampu membuatkan ada terus tertawa di saat ada berduka... bangunlah, sahabatku...bangunlah dan lawan penyakitmu itu... ada tau hani boleh...ada tau hani kuat...ada rindukan sahabat ada....ada rindukan ain hawani mohd fauzan.....
p/s : post ini ku tulis saat sahabt ku itu sedang bertarung dengan maut...alhamdulillah, saat ini dia sedang menjalani kehidupan bersama ank tersayang..ak doakan moga dia sentiasa bahagia kerna kebahagiaannya adalah kebahagiaanku juga.. :)
" Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku... "
Alkisah, tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya.
Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup.
Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.
“Tuhan,” katanya. “Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik
untuk jangan berhenti hidup dan menyerah ?”
Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.
“Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?”.
“Ya,” jawab pria itu.
“Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya secara sangat baik.
Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi.
Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan.
Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun.
Tapi Aku tidak menyerah.
“Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak,
tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu.
Tapi Aku tidak menyerah.
“Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu.
Tapi Aku tidak menyerah.
Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu.
Aku tidak menyerah,” kataNya.
“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil.
Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.
Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki.
Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun.
Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.
Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, “kata Tuhan kepada pria itu.
“Tahukah kamu, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini,
kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?”
“Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu. “
“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata Tuhan.
“Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah.”
“Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi.”
“Saya akan menjulang setinggi apa ?” tanya pria itu.
“Setinggi apa pohon bambu bisa menjulang?” tanya Tuhan
“Setinggi yang bisa dicapainya,” jawab pria itu.
“Ya, benar! Agungkan dan muliakan nama-Ku dengan menjadi yang terbaik,
meraih yang tertinggi sesuai kemampuanmu, ” kata Tuhan.
Pria itu lalu meninggalkan hutan dan mengisahkan pengalaman hidup yang berharga ini
BUKAN ITU YG NAMANYA CINTA KERANA ALLAH.....
Cinta karna Allah...
Kata-kata itu yang pernah engkau ucapkan padaku...
Atas nama cinta ini, aku berharap hubungan kita diridhoiNya...
Atas nama cinta ini, hubungan kita akan selalu dijagaNya...
Atas nama cinta ini, ku berharap kita kan sampai pada tujuan kita...
Tapi nyatanya...
Semua berbeda...
Tak sejalan dengan apa yang ku pikirkan...
Masalah berdatangan...
Hati berantakan...
Hidup terasa tak ada gunanya...
Ahh... apa ini yang dinamakan cinta karena Allah??
Apa sebenarnya maksud mencintai seorang hamba karna Allah??
Kenapa Allah tidak mengizinkanku tuk mengecap cinta lebih lama??
Cinta seperti apa sih yang diridhoiNya??
Bukannya kami adalah hamba yang selalu bersujud padaNya
Bukankah kami takkan terjerumus pada maksiat karna selalu mengingatNya
Bukankah aku mencinta dia dilandasi karna cinta kepadaNya
Tapi mengapa Allah mengizinkanku tuk mengecap cinta hanya sementara
Mengapa Allah tidak menyatukan kami hingga harapan kami terwujud
Apakah cintaku selama ini salah???...
Sahabatku....
Selama ini kamu salah memaknai cinta...
Cinta itu tetap bertentangan dengan agama...
Cinta itu tidak diridhoiNya...
Bukan itu yang namanya cinta karna Allah...bukan...bukan itu...
Tapi...
Bukankah cinta karna Allah itu....
Mengerti akan kelebihannya, memahami dan menerima kekurangannya??
Ya... itu memang cinta karna Allah....
Bukankah cinta karena Allah itu....
Aku melihatnya tidak dari fisik tapi dari akhlak dan agamanya??
Ya... itu memang cinta karna Allah...
Lantas...apa yang salah dengan cintaku??
Cintamu tidak salah, karena cinta itu adalah fitrahNya
Namun yang salah adalah cara kalian menempatkan cinta itu
Jika kalian saling mencintai karena Allah
Kalian takkan saling mengajak dalam hubungan yang salah
Takkan saling mengajak mendekati maksiat
Takkan mengumbar kata-kata cinta
Tapi akan menyimpan cinta kalian dihati
Hanya Allah-lah yang tau akan cintamu
Jika dia mencintaimu karna Allah
Dia takkan mengajakmu pacaran
Akan tetapi sudah berpikir kearah pernikahan
Jika dia memang mencintaimu
Maka dia kan melamarmu
Atau dia mencintaimu dalam diam
Tidak mengganggu penjagaan hatimu
Barulah cinta kalian itu sempurna, cinta karena Allah
Astagfirullah...
Maafkan aku cinta...
Selama ini aku ikut serta mengajakmu kejalan yang salah
Selama ini aku membuat kita masuk dalam linangan dosa
Selama ini kita melakukan hal yang sia-sia
Maafkan aku cinta... maafkan aku...
Maafkan juga atas kurangnya pengetahuanku...
Maafkan atas salah dan khilafku...
Cinta...
Kini kusadari bahwa semua itu salah
Maafkanlah sgala khilaf yang telah kita lewati
Kita memang harus berpisah
Tuk kembali harungi hidup dalam Ridho Ilahi
Dan bila kita memang ditakdirkan untuk hidup bersama
Pastilah Allah akan menyatukan kita
maafkan ak, ya ALLAH... :(
Allahuakbar, Allahuakbar
Allahuakbar, Allahuakbar
Subuhnya
di mana aku berada
masih enak dalam kelambu rindu
sambil berpoya-poya dengan waktu
masa bagaikan menderu
langkah tiada arah tuju
fikiran terus bercelaru
terlupa aku semakin di hujung waktu
siapa aku di depan tuhanku..
Zohornya
aku lebih memikirkan kelaparan
kehausan dan rehatku
aku lebih mementingkan tuntutan jawatanku
aku bertolak ansur dengan waktu
aku alpa
aku terlupa betapa besar kerugian
jika aku menggadaikan sebuah ketaatan
siapa aku di depan tuhan ku...
Asarnya
aku lupa warna masa
cepat berubah bagaikan ditolak-tolak
aku masih dengan secawan kopiku
terlupa panas tidak di hujung kepala
aku masih bercerita
tentang si tuah yang setia dan si jebat yang derhaka
siapa aku di depan tuhanku...
Maghribnya
aku melihat warna malam
tetapi aku masih berlegar di sebalik tabirnya
mencari sisa-sisa keseronokan
tidak terasa ruang masa yang singkat
jalan yang bertongkat-tongkat
ruginya bertingkat-tingkat
siapa aku di depan tuhanku...
Isyaknya
kerana masanya yang panjang
aku membiarkan penat menghimpit dadaku
aku membiarkan kelesuan menggangguku
aku rela terlena sambil menarik selimut biru
bercumbu-cumbu dengan waktuku
siapa aku di depan tuhanku...
kini aku menjadi tertanya-tanya
sampai bila aku akan melambatkan sujudku
apabila azan berkumandang lagi
aku tidak akan membiarkan masjid menjadi sepi
kerana di hujung hidup ada mati
bagaimana jenazah akan dibawa bersembahyang di sini
jika ruangku dibiarkan kosong
jika wajahku menjadi asing
pada mentari dan bintang- bintang...
* sekadar renungan buat semua, termasuk juga buat diri ini yg sering melakukan kekhilafan.....
khas untuk sahabat yg ak sayang...kerna dirimu begitu berharga... :)
Alasan kebiasaan mereka yang dedah aurat
1. Walaupun dedah aurat, diri masih menjaga maruah dan tidak melakukan perkara tak senonoh?
”Janganlah nilai orang dari luarannya. Don’t judge a book by its cover!”
"Walaupun tidak pakai tudung, saya tetap masih jaga solat dan menjaga tingkah laku"
Jawapan:
Adakah anda mendakwa diri anda mempunyai hati yang suci, iman yang tinggi dan kononnya ia sudah cukup menjamin maruah diri tanpa perlu menutup aurat? Tetapi adakah anda berani menjamin bahawa semua lelaki ajnabi yang melihat aurat anda mempunyai hati sesuci dan iman setinggi anda juga? Langsungkah mereka tidak memberi kesan dan tidak membangkitkan nafsu serakah mereka yang berada di hadapan anda? Jadi, perlu diberi kefahaman bahawa kewajipan wanita menutup aurat bukanlah semata-mata untuk menjaga maslahat dan maruah pihak wanita itu sendiri, tetapi maslahah yang lebih besar ialah menjaga masyarakat yang berada di sekelilingnya agar tidak terfitnah disebabkan budaya mendedahkan aurat. Betapa banyak kes-kes jenayah rogol dan cabul berpunca daripada wanita sendiri yang mempamerkan tubuh badannya yang terdedah di hadapan khalayak lelaki. Maka tutuplah aurat bukan sekadar untuk anda, tetapi juga demi kemaslahatan orang lain di sekeliling
2. Perempuan yang bertudung lebih teruk daripada tak bertudung?
"Ala… perempuan pakai tudung pun berperangai buruk!"
“Ada juga rakan saya yang betul-betul menutup aurat tetapi perangai dan kelakuan mereka lebih teruk dari perempuan yang tidak memakai tudung!”
“Ada seorang kakak tu pakai tudung, tapi perangai buruk, mengumpat sana mengumpat sini”
“Siapa kata orang tak pakai tudung semua jahat?”
Jawapan:
Ungkapan anda ini seolah-olah sedang memperlekehkan insan yang sedang berusaha mentaati perintah Allah (dalam bab tutup Aurat). Apakah anda perasan bahawa anda sudah lebih baik berbanding insan yang menutup aurat tersebut apabila anda berani melafazkan ungkapan seperti itu, sedangkan anda sendiri membiarkan aurat anda terbuka?
Salah sama sekali dalam hal ehwal agama, untuk kita membandingkan diri kita dengan mereka yang lebih buruk agama dan akhlak. Ia adalah teknik Syaitan untuk menghentikan seseorang dari melakukan usaha pemulihan diri kepada yang lebih baik.
Nabi bersabda: Dua perkara yang sesiapa dapat perolehinya akan ditulis dirinya sebagai hamba yang bersyukur dan sabar, sesiapa yang gagal dalamnya, tidak akan ditulis sebagai orang bersyukur dan sabar. Iaitu sesiapa yang melihat tentang agamanya kepada mereka yang jauh lebih baik darinya, lalu ia berusaha mengikutinya, dan dalam hal keduniaan mereka melihat kepada orang-orang yang kurang darinya sehingga ia memuji Allah atas nikmat yang diperolehinya. (HR At-Tirmidzi)
3. Tidak mahu hipokrit bila bertudung?
"Bertudung ni perlukan keikhlasan…"
“Saya mahu berubah kerana saya sendiri yang ingin berubah. Saya mahu melakukannya dengan ikhlas, bukan kerana disuruh.”
“Buat apa pakai tudung kalau hati tak betul”
Jawapan:
Allah swt dan RasulNya telah mengarahkan seluruh wanita muslimah WAJIB untuk menutup aurat tidak kira sama ada seseorang itu ikhlas atau tidak, suka atau tidak, disuruh oleh orang lain atau terbit dari hatinya sendiri. Sama seperti mendirikan solat, membayar zakat, puasa Ramadhan dan semua arahan serta larangan Islam yang lain, sama ada seseorang itu ikhlas atau tidak, terpaksa atau tidak. Sekiranya ikhlas dijadikan alasan maka, ramai diluar sana tidak perlu solat 5 waktu kerana sukar mencapai tahap keikhlasan yang ingin dicapai.
Perlu diingatkan, jika seseorang menutup aurat secara ikhlas atau separa ikhlas, maka dia akan beroleh ganjaran sekadar keikhlasannya. Namun tanggungjawab fizikal yang diwajibkan oleh agama dikira sudah terlaksana secara zahirnya. ATAU kata lainnya, tatkala itu dia hanya BERDOSA SEKALI iaitu kerana tidak melaksanakannya secara ikhlas, tetapi dia terhindar dari dosa tidak mengerjakan yang wajib ke atasnya secara zahir. Namun jika dia degil dan tidak menutup aurat, atas alasan TIDAK IKHLAS, TIDAK MAHU HIPOKRIT dan sebagainya, tindakannya itu menjadikannya BERDOSA di sisi Allah secara fizikal dan juga spiritual, atau dalam kata lainnya, dia berdosa DUA KALI.
Dosa di level pertama dan kedua sekaligus, malah lebih musnah apabila dosa level pertama itu sangat mudah bercambah apabila ia berjangkit kepada orang lain, seperti apabila sahaja ada mata lelaki bukan mahram yang melihat, ketika itu dosa bukan hanya dua kali tetapi sebanyak mata lelaki yang melihat. Adapun bagi mereka yang tidak ikhlas tadi, at least dia sudah terselamat dari cambahan dosa dari mata lelaki.
4. Menunggu seru untuk bertudung?
“Biarlah ianya datang daripada saya sendiri, bukan dipaksa sesiapa. Bila tiba masa, Insyaallah saya bertudung”
“Saya tahu hari itu akan tiba tetapi bukan sekarang”
“Insyaallah, apabila sudah berkahwin barulah saya bersedia”
Jawapan:
Jika bukan sekarang, maka adakah apabila sudah terlantar di rumah mayat baru ingin berubah? Sedarilah wahai diri, bahawa kematian akan datang secara tiba-tiba dan tiada sebarang jaminan umur masih panjang beberapa minggu lagi.
p/s : maaf tidak berniat untuk menyinggung sesiapa.. (bertudunglah anda sebelum anda ditudungkan)
jadilah seperti mutiara sahabatku syg...mutiara yg berharga hanya boleh dilihat tp xbleh disentuh oleh sembarangan tangan... :)
Friday, 8 April 2011
Luahan Rasa Terciptalah Kita...
luahan rasa terciptalah kita...
kata2 yg dtg secara mendadak n tros kugunakan sebagai trademark ku...mendalam maksudnye...melalui luahan rasa, seseorang 2 bleh jd kwn kite...melalui luahan rasa, kite tau kebenaran di sebalik sesebuah cerita... n melalui luahan rasa gak, kite dpt mengerti hati org2 d sekeliling kita, especially yg tersayang...think about it... ^_^
kata2 yg dtg secara mendadak n tros kugunakan sebagai trademark ku...mendalam maksudnye...melalui luahan rasa, seseorang 2 bleh jd kwn kite...melalui luahan rasa, kite tau kebenaran di sebalik sesebuah cerita... n melalui luahan rasa gak, kite dpt mengerti hati org2 d sekeliling kita, especially yg tersayang...think about it... ^_^
Subscribe to:
Posts (Atom)